harajuku jepang

Fashion Harajuku adalah bagian dari Fashion Tokyo. Disini merupakan
pusat para remaja Jepang mengekspresikan dirinya melalui gaya
berpakaian. Jadi disana, kita bisa melihat begitu banyak orang Jepang
yang berkostum aneh-aneh. Ada yang mirip tokoh komik, Gothic dan masih
banyak lagi.

Jika ingin ke Harajuku, kita bisa naik kereta menuju Stasiun
Harajuku. Setelah keluar dari Stasiun, maka akan berhadapan  dengan
Takeshita Dori. Takeshita Dori adalah nama sebuah jalan di Harajuku
yang panjangnya 400 meter dan isinya adalah anak muda dengan busananya
yang fashionable dan beberapa fashion butik, restaurant cepat saji dan
cafe yang merupakan tempat2 pilihan buat para remaja Tokyo. Takeshita
Dori menggambarkan sisi-sisi dari fashion di Tokyo dimana kita dapat
melihat semua Fashion jalanan Jepang terbaru lalu membelinya di butik.

Jika kita ingin melihat budaya anak muda di Harajuku, maka jangan
ragu untuk datang saat weekend khususnya di hari minggu. Di jembatan
penyebrangan rel kereta dari Stasiun Harajuku ke Yoyogi Park penuh
dengan anak muda yang berkostum sangat unik, seru, aneh dan menarik
untuk dilihat. Disana juga banyak turis dari luar negeri yang asyik
dengan kameranya untuk menangkap momen yang unik dan juga mengabadikan
gambar2 para anak muda Jepang yang berkostum unik tersebut.

Untuk shopping, di Harajuku terdapat beberapa tempat shopping yang terkenal, antara lain :

1. Omotesando Hills
Dibuka pada Februari 2006. Omotesando Hills yang dibangun dengan disain
interior yang menarik, terdiri dari enam lantai (tiga lantai ada di
bawah tanah) yang diisi oleh toko-toko, restoran, kafe dan salon
kecantikan. Beberapa apartemen berlokasi di puncak dari kompleks
perbelanjaan. Toko-toko buka setipa hari dari jam 11.00 sampai 21.00.
Sedangkan restoran buka hingga tengah malam.

2. Snoopy Town
Tempat yang luas yang berisi semua barang-barang Snoopy yang dijual.
Lokasi tempat ini melewati Stasiun Harajuku.Buka dari jam 11.00 hingga
20.00 Baca selebihnya »

harajuQ

Harajuku 原宿adalah sebutan populer untuk kawasan di sekitar Stasiun JR Harajuku, Distrik Shibuya, Tokyo. Kawasan ini terkenal sebagai tempat anak-anak muda berkumpul. Lokasinya mencakup sekitar Kuil Meiji, Taman Yoyogi, pusat perbelanjaan Jalan Takeshita (Takeshita-dōri), department store Laforet, dan Gimnasium Nasional Yoyogi. Harajuku bukan sebutan resmi untuk nama tempat, dan tidak dicantumkan sewaktu menulis alamat. Sekitar tahun 1980-an, Harajuku merupakan tempat berkembangnya subkultur Takenoko-zoku. Sampai hari ini, kelompok anak muda berpakaian aneh bisa dijumpai di kawasan Harajuku. Selain itu, anak-anak sekolah dari berbagai pelosok di Jepang sering memasukkan Harajuku sebagai tujuan studi wisata sewaktu berkunjung ke Tokyo. Sebetulnya sebutan “Harajuku” hanya digunakan untuk kawasan di sebelah utara Omotesando. Onden adalah nama kawasan di sebelah selatan Omotesando, namun nama tersebut tidak populer dan ikut disebut Harajuku.

“Kincir air di Onden” (dari 36 Pemandangan Gunung Fuji karya Hokusai) Baca selebihnya »

j-RoCkS

J-Rocks adalah band yang berdiri pada tahun 2003 dengan personil Iman (vokal, gitar), Sony (gitar), Wima (bas), dan Anton (drum). Aliran band mereka adalah Japanese pop/rock. Album perdana mereka, Topeng Sahabat dirilis pada tahun 2005 dan mengisi dua lagu di album OST Dealova yaitu “Into the Silent” dan “Serba Salah”. Saat ini mereka dinaungi oleh label Aquarius Musikindo. Pencinta J-Rocks biasa disebut J-Rockstars.

Banyak fans fanatik band Jepang L’Arc~en~Ciel di Indonesia yang menuding bahwa dalam membuat lagunya, J-rocks meniru lagu-lagu L’Arc~en~Ciel. Sangat wajar bila beberapa lagu J-rocks mirip dengan lagu-lagu Laruku karena J-rocks memang terinspirasi oleh band yang satu ini.[rujukan?] Dan juga J-Rocks terinspirasi oleh Muse.[rujukan?]

Pada album keduanya, Spirit, J-Rocks memasukkan bermacam-macam beat dan aliran musik seperti Rock ‘n Roll (Juwita Hati), Waltz/ Victorian (Tersesal), Blues, Classic, dan masih banyak lagi. Di album kedua ini, J-Rocks juga menampilkan Prisa.

J-Rocks
Nama J-rocks sempat menjadi kontroversi di kalangan pecinta musik jepang di indonesia. Nama ini seakan mewakili genre Japanese Rock. Inspirasi nama J-ROCKSTARS adalah dari sebuah stiker bertuliskan ROCKSTAR, dengan harapan suatu saat akan menjadi Rockstar. Dan ditambahkan huruf J di depannya untuk mewakili band itu sendiri dengan alasan J bisa berarti Jepang karena awalnya mereka memainkan J-Music, Jakarta karena mereka berasal dari Jakarta, Jujur dalam bermusik dalam artian memainkan apa yang bener-bener mereka suka dan ingin memainkan musik yang ber-soul (jiwa). Dan akhirnya karena permasalahan pengucapan akhirnya nama J-ROCKSTARS disingkat menjadi J-ROCKS. Nama J-ROCKSTARS sendiri akhirnya menjadi nama fans J-ROCKS. Baca selebihnya »

j-R0ckS

J-Rocks adalah grup musik asal Indonesia yang mengambil aliran Japanese pop/rock dan berdiri sejak tahun 2003. J-Rocks digawangi oleh Iman (vokal, gitar), Sony (gitar), Wima (bas), dan Anton (drum). Pada tahun 2005, mereka merilis album perdana TOPENG SAHABAT di bawah label Aquarius Musikindo. Mereka juga mengisi dua lagu di album OST DEALOVA yaitu Into the Silent dan Serba Salah. Dua tahun kemudian, J-Rocks mengeluarkan album kedua, SPIRIT, yang menampilkan bermacam-macam beat dan aliran musik seperti Rock ‘n Roll (Juwita Hati), Waltz/ Victorian (Tersesal), Blues, Classic. Pada album kedua ini, J-Rocks menggandeng Prisa. Musik J-Rocks sempat mendapat kritik karena dinilai meniru band Jepang L’Arc~en~Ciel.

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.